10 Masjid Unik di Indonesia

0
98

Dari banyaknya Masjid yang ada di Indonesia dengan beragam arsitekturnya yang unik, berikut 10 Masjid di Indonesia yang bisa dibilang unik dari sisi arsitektur bangunan dan historinya.

Caption Foto 1 (thumbnail);

Masjid Kubah Emas

Masjid Dian Al Mahri dikenal juga dengan nama Masjid Kubah Emas adalah sebuah masjid yang dibangun di tepi jalan Raya Meruyung, di Kecamatan Limo, Depok. Masjid Dian Al Mahri memiliki 5 kubah. Satu kubah utama dan 4 kubah kecil. Uniknya, seluruh kubah dilapisi emas setebal 2 sampai 3 milimeter dan mozaik kristal.Masjid Raya Baiturrahman Masjid Raya Baiturrahman ini adalah sebuah masjid Kesultanan Aceh yang dibangun oleh Sultan Iskandar Muda Mahkota Alam pada tahun 1022 H/1612 M. Bangunan indah dan megah yang mirip dengan Taj Mahal di India ini terletak tepat di jantung Kota Banda Aceh dan menjadi titik pusat dari segala kegiatan di Aceh Darussalam.

#2Masjid Bawah Tanah Taman Sari

Seperti namanya, masjid ini berada di bawah tanah. Selain itu, masjid dua lantai dengan bangunan melingkar ini juga difungsikan sebagai benteng pertahanan. MASJID bawah tanah Sumur Gumuling berada di komplek wisata Tamansari,Jogja. Masjid ini didirikan tahun 1765 dan merupakan masjid peninggalan Sri Sultan Hamengkubuwono I dan difungsikan hingga masa kepemimpinan Sultan HB II.Masjid Bawah Tanah Taman Sari Seperti namanya, masjid ini berada di bawah tanah. Selain itu, masjid dua lantai dengan bangunan melingkar ini juga difungsikan sebagai benteng pertahanan. MASJID bawah tanah Sumur Gumuling berada di komplek wisata Tamansari,Jogja. Masjid ini didirikan tahun 1765 dan merupakan masjid peninggalan Sri Sultan Hamengkubuwono I dan difungsikan hingga masa kepemimpinan Sultan HB II.

#3Masjid Gereja

Masjid ini memiliki keunikan karena mirip dengan bangunan gereja. Masjid yang berlokasi di Garut. Ciri yang menegaskan bahwa bangunan tersebut adalah masjid, hanyalah kubah dan menara. Masjid ini selain berfungsi sebagai masjid dan pesantren, pada zaman kolonial digunakan sebagai pesantren sekaligus tempat latihan perang.Masjid Gereja Masjid ini memiliki keunikan karena mirip dengan bangunan gereja. Masjid yang berlokasi di Garut. Ciri yang menegaskan bahwa bangunan tersebut adalah masjid, hanyalah kubah dan menara. Masjid ini selain berfungsi sebagai masjid dan pesantren, pada zaman kolonial digunakan sebagai pesantren sekaligus tempat latihan perang.

#4Masjid Cheng Ho

Warna merah, kuning dan hijau membalut bangunan yang terlihat seperti klenteng. Siapa sangka, bangunan ini adalah masjid. Masjid Cheng Ho, paduan unik dari China, Timur Tengah dan Jawa di Surabaya. Masjid bernuansa Tionghoa ini terletak di Jalan Gading, Kecamatan Genteng, Surabaya. Pengambilan nama Cheng Hoo ini sebagai bentuk rasa syukur dan penghormatan segenap muslim di Surabaya dan Indonesia, terhadap Laksamana, bahariawan asal China beragama Islam.Masjid Cheng Ho Warna merah, kuning dan hijau membalut bangunan yang terlihat seperti klenteng. Siapa sangka, bangunan ini adalah masjid. Masjid Cheng Ho, paduan unik dari China, Timur Tengah dan Jawa di Surabaya. Masjid bernuansa Tionghoa ini terletak di Jalan Gading, Kecamatan Genteng, Surabaya. Pengambilan nama Cheng Hoo ini sebagai bentuk rasa syukur dan penghormatan segenap muslim di Surabaya dan Indonesia, terhadap Laksamana, bahariawan asal China beragama Islam.

#5Masjid Agung Demak

Masjid ini dipercayai pernah menjadi tempat berkumpulnya para ulama (wali) yang menyebarkan agama Islam di tanah Jawa yang disebut dengan Walisongo. Pendiri masjid ini diperkirakan adalah Raden Patah, yaitu raja pertama dari Kesultanan Demak sekitar abad ke-15 Masehi. Raden Patah bersama Wali Songo mendirikan masjid yang karismatik ini dengan memberi gambar serupa bulus. Ini merupakan candra sengkala memet, dengan arti Sarira Sunyi Kiblating Gusti yang bermakna tahun 1401 Saka. Gambar bulus terdiri atas kepala yang berarti angka 1 (satu), 4 kaki berarti angka 4 (empat), badan bulus berarti angka 0 (nol), ekor bulus berarti angka 1 (satu). Dari simbol ini diperkirakan Masjid Agung Demak berdiri pada tahun 1401 Saka. Masjid ini didirikan pada tanggal 1 Shofar.Masjid Agung Demak Masjid ini dipercayai pernah menjadi tempat berkumpulnya para ulama (wali) yang menyebarkan agama Islam di tanah Jawa yang disebut dengan Walisongo. Pendiri masjid ini diperkirakan adalah Raden Patah, yaitu raja pertama dari Kesultanan Demak sekitar abad ke-15 Masehi. Raden Patah bersama Wali Songo mendirikan masjid yang karismatik ini dengan memberi gambar serupa bulus. Ini merupakan candra sengkala memet, dengan arti Sarira Sunyi Kiblating Gusti yang bermakna tahun 1401 Saka. Gambar bulus terdiri atas kepala yang berarti angka 1 (satu), 4 kaki berarti angka 4 (empat), badan bulus berarti angka 0 (nol), ekor bulus berarti angka 1 (satu). Dari simbol ini diperkirakan Masjid Agung Demak berdiri pada tahun 1401 Saka. Masjid ini didirikan pada tanggal 1 Shofar.

#6Masjid An Nurumi

Masjid An Nurumi atau dijuluki Masjid Kremlin ini merupakan masjid kecil di tepi Jalan Solo Km 15, Candisari Kalasan Yogyakarta. Masjid An Nurumi memiliki desain arsitektur cukup unik. Kubah atapnya mirip bangunan di Moscow, Russia. Ada juga yang menjuluki Masjid Permen, sebab kubahnya warna-warni mirip permen lolipop.Masjid An Nurumi Masjid An Nurumi atau dijuluki Masjid Kremlin ini merupakan masjid kecil di tepi Jalan Solo Km 15, Candisari Kalasan Yogyakarta. Masjid An Nurumi memiliki desain arsitektur cukup unik. Kubah atapnya mirip bangunan di Moscow, Russia. Ada juga yang menjuluki Masjid Permen, sebab kubahnya warna-warni mirip permen lolipop.

#7Masjid Pintu Seribu

Masjid yang berdiri di atas tanah seluas 1 hektar di Tangerang ini didirikan sekitar tahun 1978. Pendirinya adalah seorang warga keturunan Arab yang warga sekitar menyebutnya dengan sebutan Al-Faqir. Masjid ini memang memiliki banyak sekali pintu, namun tidak memiliki kubah besar sebagaimana masjid pada umumnya.Masjid Pintu Seribu Masjid yang berdiri di atas tanah seluas 1 hektar di Tangerang ini didirikan sekitar tahun 1978. Pendirinya adalah seorang warga keturunan Arab yang warga sekitar menyebutnya dengan sebutan Al-Faqir. Masjid ini memang memiliki banyak sekali pintu, namun tidak memiliki kubah besar sebagaimana masjid pada umumnya.

#8Masjid Perahu

MASJID Agung Al-Munada Darrussalam Baiturrohman atau kerap disebut Masjid Perahu ini, sebuah bangunan masjid yang cukup unik dan menarik. Masjid ini terletak di Jalan Casablanca, Jakarta. Bentuk perahu di masjid itu, bukan karena pendirinya,KH Abdurrahman Masum, bekas seorang pelaut tapi karena ia sangat mengagumi kisah Nabi Nuh as yang menyelamatkan umatnya lewat sebuah perahu besar.Masjid Perahu MASJID Agung Al-Munada Darrussalam Baiturrohman atau kerap disebut Masjid Perahu ini, sebuah bangunan masjid yang cukup unik dan menarik. Masjid ini terletak di Jalan Casablanca, Jakarta. Bentuk perahu di masjid itu, bukan karena pendirinya,KH Abdurrahman Masum, bekas seorang pelaut tapi karena ia sangat mengagumi kisah Nabi Nuh as yang menyelamatkan umatnya lewat sebuah perahu besar.

#9Masjid Menara Kudus, Al Manar

Masjid Menara Kudus merupakan peninggalan Sunan Kudus yang dibangun di samping masjid yang konon pada saat pembangunannya dinamai dengan Masjid Al-Aqsa, Masjid ini terletak di Kudus. Masjid Menara tersebut dibangun atas prakarsa Syech Jafar Shodiq pada sekitar abad ke 16, hal ini dibuktikan dengan adanya candrasengkala yang berada di tiang menara yang berbunyi gapura rusak ewahing jagad.Masjid Menara Kudus, Al Manar Masjid Menara Kudus merupakan peninggalan Sunan Kudus yang dibangun di samping masjid yang konon pada saat pembangunannya dinamai dengan Masjid Al-Aqsa, Masjid ini terletak di Kudus. Masjid Menara tersebut dibangun atas prakarsa Syech Jafar Shodiq pada sekitar abad ke 16, hal ini dibuktikan dengan adanya candrasengkala yang berada di tiang menara yang berbunyi gapura rusak ewahing jagad.