​Puskesmas di Kota Solo Masih Kekurangan Tenaga Kesehatan, ASN Terima Double Job

0
18

, SOLO – Jumlah tenaga kesehatan yg melayani masyarakat khususnya di 17 puskesmas di Solo dinilai belum ideal.

“Jumlahnya memang belum cukup, masih kurang, tetapi meski begitu kami terus bekerja dengan sebaik mungkin untuk masyarakat,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih, Sabtu (10/11/2018).

Perempuan yg akrab disapa Ning itu menambahkan, pemkot masih memiliki masalah terkait ketersediaan sumber daya manusia (SDM) di setiap puskesmas.

“Di tiap puskesmas memang kebutuhannya berbeda-beda, tapi secara keseluruhan kami kekurangan sekitar 200 tenaga kesehatan,” kata Ning.

Kebutuhan personel tiap puskesmas dihitung berdasarkan analisis beban kerja (ABK).

“Semakin luas cakupan pelayanan ya semakin banyak tenaga kesehatan yang dibutuhkan,” kata kepala dinas.

Ia menjelaskan, tenaga kesehatan  yg dibutuhkan antara lain dokter, perawat dan paramedis.

Selama ini guna menutup kekurangan jumlah tenaga tersebut, DKK terpaksa menerapkan double job bagi tenaga ASN kesehatan di Puskesmas.

“Ada dokter atau perawat yg harus mengurusi administrasi juga, kan itu tidak ideal,” pungkasnya.