Jambret Histeris Ular Dimasukkan ke Celana, Polisi yang Melakukan Interogasi Tertawa, Ini Videonya

0
102

“Kami minta maaf soal kejadian itu,” kata Kamal dalam keterangan tertulisnya, Jumat (8/2/2019) malam.

Sebelumnya, diSenin (4/2/2019), polisi mengamankan seorang pelaku penjambretan ponsel yg tertangkap tangan warga.

Saat di kantor polisi, pelaku tidak mengakuinya ketika diinterogasi. Seorang oknum polisi kemudian berinisiatif melilitkan ular di tubuh pelaku sehingga pelaku mengakui perbuatannya.

Baca: Cinta dan Benci Alvaro Morata diLaga Derbi Madrid

Baca: Harimau Betina Melati Mati Berkelahi diKencan Pertama dengan Jantan Calon Pasangannya Asim

“Langkah yg dilakukan anggota ialah berupaya meyakinkan dan memberi tahu bahwa benar pelakunya. Namun, karena tidak ada pengakuan, timbul inisiatif menggunakan ular dengan maksud dan tujuan, yaitu mengetahui kejujuran masyarakat tersebut dan efektif hingga pelaku mengakui perbuatannya,” kata Kabid Propam Polda Papua Kombes Polisi Jannus P Siregar.

Kapolres Jayawijaya AKBP Tonny Ananda Swadaya juga menyampaikan permohonan maaf karena penyidik kurang profesional dalam bertugas.

“Ke depan Polres Jayawijaya bakal bekerja lebih profesional,” kata Tonny.

Menurut dia, ular tersebut jinak serta tidak berbisa dan berbahaya.

Tindakan yg dilakukan oleh anggota merupakan inisiatif sendiri supaya dalam waktu sekejap ada pengakuan dan tidak ada tindakan pemukulan.

Baca: Hanya Ronaldo yg Bisa Lakukan 10 Hal Menakjubkan Ini, Messi tidak Mampu

Baca: Ahmad Syauqi Ungkap Kesedihan KH Maruf Amin ketika Ditinggal Istri Pertama Hingga Menikah Lagi

“Terkait dengan ini, kami sudah melakukan tindakan tegas kepada personel dengan memberikan tindakan disiplin, seperti kode etik serta menempatkan di tempat yg khusus,” ujar Tonny.

Sementara itu, tokoh masyarakat Kabupaten Jayawijaya, Hengki Heselo, mengatakan, pihaknya sangat mendukung kinerja Kapolres yg baru dengan mengambil tindakan tegas kepada pelaku tindak kriminalitas yg ada di Wamena belakangan ini.