Kasus Mayat Dicor dalam Drum, Polsek Grogol Sukoharjo Tunggu Hasil Autopsi Labfor RSUD Moewardi Solo

0
56

, SUKOHARJO – Kapolsek Grogol, Sukoharjo, Jateng, AKP Dani Herlambang, mengatakan dirinya masih menunggu hasil autopsi pihak  Laboratorium Forensik (Labfor) RSUD dr Moewardi Solo terhadap mayat manusia yg dicor dalam tong seng atau drum.

“Kami masih lidik (menyelidiki, Red) dan menunggu hasil autopsi,” katanya ketika dimintai konfirmasi melalui ponsel, Jumat (26/10/2018) malam.

Hanya, AKP Dani Herlambang belum tahu kapan autopsi selesai dilakukan, dan kapan hasilnya bisa diketahui.

Menurut Kapolsek, mayat berupa kerangka itu dikirim ke  Laboratorium Forensik RSUD Surakarta diJumat sore.

• Mayat Ditemukan dalam Kondisi Dicor dan Tinggal Tulang Belulang di Jembatan Pondok Sukoharjo

“Tadi pukul  16 30 WIB, dengan bantuan Tim SAR Sukoharjo, kerangka dapat dikeluarkan dari dalam drum dan oleh petugas piket Polsek Grogol dikirim ke Forensik RSUD Kota Surakarta,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, warga digegerkan penemuan mayat di bawah jembatan Desa Pondok, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Jumat (26/10/2018) sore.

Mayat tersebut ditemukan dalam kondisi tidak biasa karena dicor di dalam drum seng, dan berupa tulang belulang.

Saksi yg juga penemu mayat tersebut, Muji Agung, mengaku kaget ketika menemukan drum seng itu.

• Polisi Selidiki Kasus Penemuan Mayat yg Dicor dan Tinggal Tulang di Jembatan Pondok Sukoharjo

Dia sedang mencari rongsokan di bawah jembatan ketika melihatnya pukul 15.30.