Keluarga Korban Lion Air PK-LQP Minta Rusdi Kirana Berdiri, lalu Lontarkan Hal Menohok Ini

0
53

viralbanget – Keluarga korban pesawat Lion Air JT 610 mendesak proses pencarian jenazah dan identifikasi terus dilakukan dalam sebuah pertemuan yg emosional dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Basarnas, KNKT, dan pihak manajemen Lion Air di Jakarta, Senin (5/11).

Adik penumpang Ahmad Endang Rokhmana mengaku dirinya takut pemakaman secara massal bakal dilakukan tanpa informasi kepada keluarga.

“Kami berharap sekecil apapun harapannya, jasad korban bisa ditemukan dengan keadaan terbaik. Saya mohon proses identifikasi tetap dilanjutkan,” ujarnya sebagaimana dilaporkan wartawan BBC News Indonesia, Silvano Majid.

lion air

Para petugas Basarnas mengangkut kantung jenazah dari lokasi jatuhnya pesawat Lion Air JT 610/REUTERS.

Menanggapi pernyataan itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memutuskan proses evakuasi korban diperpanjang selama tiga hari ke depan terhitung Senin (5/11).

Budi juga memastikan, setelah perpanjangan selama tiga hari ke depan, proses evakuasi dan identifikasi korban bakal terus dilakukan oleh pihak DVI Polri.

Kepala Pusat Kedokteran dan Kesehatan Polri, Brigjen Arthur Tampi, juga meyakinkan keluarga korban bahwa “sampai kapanpun kita identifikasi sampai tuntas”.

“Bahkan sampai operasi pencarian dihentikan pun, kita tetap melaksanakan proses identifikasi,. Artinya tidak pernah berhenti. Semua bakal teridentifikasi. Kami sudah menerima 138 kantung jenazah. Artinya tidak otomatis yg teridentifikasi 138 jenazah, bisa lebih bisa kurang. Tapi tidak bakal ada yg kita kuburkan massal,” paparnya.

Adapun Kepala Basarnas, M Syaugi, menanggapi desakan itu dengan emosional.

“Dengan apa yg kami miliki, kami yakin bisa mengevakuasi seluruh korban. Saya tidak menyerah. Mudah-mudahan dengan waktu yg ada, kami tetap all out. Saya bakal terus mencari saudara-saudara saya ini,” ujarnya sambil sesekali berhenti berucap sembari menyeka air mata.