Keluarga Korban Lion Air PK-LQP Minta Rusdi Kirana Berdiri, lalu Lontarkan Hal Menohok Ini

0
131

Lion Air tidak ada empati
Sementara itu, Najib Furqoni, ayah penumpang Shandi Johan Ramadhan, menyatakan dirinya tidak pernah dihubungi pihak Lion Air.

“Kalau Lion mempresentasikan uang, uang, itu adalah kewajiban Lion dan sudah menjadi aturan. Tapi sekarang keluarga perlu dirangkul, tapi tidak ada sedikit pun telepon. Tidak ada empati sama sekali dari Lion,” ucapnya dengan nada tinggi.

Menurutnya, kasus jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 yg menewaskan 189 orang belum selesai.

“Saya ingin memberi perhatian kepada Rusdi Kirana dan tim. Ini mungkin kejadian yg keberapa kali. Saya berharap pemerintah mendampingi kami. Karena ini proses hukum, tidak selesai Lion membayar asuransi kepada kami,” cetus Najib.

lion air

Keluarga korban pesawat Lion Air JT 610 menangis histeris ketika menerima peti jenazah kerabat mereka.

Pernyataan yg merujuk Rusdi Kirana selaku pendiri Lion Air diutarakan pula Muhammad Bambang Sukandar, keluarga penumpang Pangky Radana Sukandar.

Dia bahkan meminta Rusdi Kirana, yg duduk di barisan kursi depan, untuk berdiri.

“Saya mohon Pak Rusdi Kirana berdiri. Saya baru lihat pertama kali ini Pak Rusdi,” katanya.

Rusdi Kirana lantas berdiri dan menghadap ke arah korban.

Salah satu keluarga korban ketika meminta pihak Lion Air untuk bertanggungjawab, di Ibis, Cawang, Jakarta Timur, Senin (5/11/2018)

Keluarga korban ketika meminta pihak Lion Air untuk bertanggungjawab, di Ibis, Cawang, Jakarta Timur, Senin (5/11/2018)(KOMPAS.com/Ryana Aryadita)

Ia menunduk dan menangkupkan tangan layaknya tanda permintaan maaf.