Ketua BPN Djoko Santoso Sebut Ahmad Dhani dan Buni Yani sebagai Korban Perang

0
11

, KARANGANYAR – Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Djoko Santoso menyebut kasus yg menimpa Ahmad Dhani hingga Buni Yani merupakan “korban perang”.

“Dalam militer namanya korban perang,” ungkap Djoko ketika memimpin konferensi pers usai rapat koordinasi dan konsolidasi BPN Prabowo-Sandi di Lorin Solo Hotel, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Jumat (8/2/2019).

Apa yg menimpa pentolan Dewa 19 dan Buni Yani yg merupakan pendukung Prabowo-Sandi menurut Djoko adalah konsekuensi dalam sebuah perjuangan.

• Evaluasi Debat Kedua Pilpres, Joget Prabowo ala Gatot Kaca Mampu Menyenangkan Masyarakat

“Dia sudah ikhlas dengan perjuangannya itu,” tuturnya.

“Dihukum biasa, jadi konsekuensi ya itu,” aku dia menegaskan.

Mantan Panglima TNI itu menceritakan, ketika mendaftar dalam militer, dia tidak hanya tanda tangan kesepakatan siap di tempatkan di mana pun atau dipindah.

“Tetapi tanda tangan matek (mati), siap mati,” ungkapnya.

Maka lanjut dia, jika sebagian pendukung Prabowo-Sandi yg diketahui dihukum karena diduga permasalahan kasus tertentu, diharapkan ikhlas saja.

“Semua serahkan ke diTuhan,” harap dia.