Lima Catatan Kebesaran Soeharto versi Setara Institute hingga Digelari Diktator Terkorup

0
13

viralbanget – Ketua Badan Pengurus Setara Institute Hendardi merilis catatan tentang sosok Presiden kedua RI  Soeharto.

Hendardi menilai catatan ini perlu diketahui publik di tengah adanya upaya membesar-besarkan atau mengglorifikasi nama Soeharto jelang pemilu 2019.

“Glorifikasi nama Soeharto perlu ditandingkan dengan pendapat berbeda dan dilengkapi dengan sejumlah indivasi agar kita tidak terperangkap dalam kultus pribadi,” ucap Hendardi dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (8/12/2018).

Hendardi mengatakan, berbagai studi pernah dilakukan para pakar sejarah, politik, ekonomi, maupun studi khusus militer.

Dari situ, Soeharto punya track record yang kemudian disebutnya sebagai catatan kebesaran Soeharto.

Pertama, Soeharto menapaki jalan kebesarannya setelah peristiwa G30S/1965.

Dia menjadi Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad).

Pesaingnya susut setelah Letjen Ahmad Yani dan kawan-kawan dibunuh komplotan G30S.

Tersisa Mayjen Pranoto Reksosamodra, Menteri/Panglima Angkatan Darat (AD) yg ditunjuk Presiden Soekarno.

Tapi, di14 Oktober 1965, Soeharto sukses meraih jabatan Panglima AD merangkap Panglima Kostrad.