Pemuda Pancasila Tegas Minta Pemkot dan Polresta Pontianak Tak Beri Izin Cap Go Meh Karena Pemilu

0
174

viralbanget, PONTIANAK – Majelis Pimpinan Wilayah, Pemuda Pancasila (PP) Kalimantan Barat dan Kota Pontianak menjadi ormas kedua yg memberikan masukan diPemerintah Kota Pontianak dan Polresta Pontianak sebagai pemangku kepentingan.

Agar tidak memberikan izin terhadap penyelenggaraan kegiatan Cap Go Meh 2570 Imlek yg bertepatan Februari 2019.

Sebelumnya, Dewan Pengurus Pusat (DPP), Persatuan Forum Komunikasi Pemuda Melayu (PFKPM) Kalbar yg memberikan saran serupa.

Baca: Paolus Hadi: Sanggau Salah Satu Kandidat Untuk Perhutanan Sosial

Baca: Kunjungi Sanggau, Ini yg Dibahas Dirjen Perhutanan Sosial Bersama Bupati Sanggau

Penampilan sejumlah penari dipembukaan festival Cap Go Meh 2569 di Jalan Diponegoro, Singkawang, Kalimantan Barat, Jumat (2/3/2018). Tarian ini melibatkan sejumlah Polwan, Polisi laki-laki, TNI, brimob dan sejumlah penari cilik.
Penampilan sejumlah penari dipembukaan festival Cap Go Meh 2569 di Jalan Diponegoro, Singkawang, Kalimantan Barat, Jumat (2/3/2018). Tarian ini melibatkan sejumlah Polwan, Polisi laki-laki, TNI, brimob dan sejumlah penari cilik. (TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA)

Pemuda Pancasila selama ini selalu mendukung kegiatan Cap Go Meh di Kota Pontianak.

Bahkan menurut Wakil Ketua II MPW PP Kalbar, Uti Zulkifli pihaknya berperan aktif mensukseskan dengan membantu memberikan pengamanan kegiatan.

Uti Zulkifli bersama puluhan pengurus dan kader PP melakukan konferensi pers dihadapan beberapa media untuk mengampaikan sikap organisasi.

Hal ini dilakukan sebelum melayangkan surat secara resmi dipihak pemerintah dan pihak keamanan.

“Kami menyikapi informasi dan keadaan yg berkembang di masyarakat terkait dengan kegiatan Cap Go Meh 2019 mendatang. Kami menyarankan agar pemerintah tidak memberikan izin mengingat waktu yg berdekatan dengan Pilpres dan Pileg,”ucap Uti Zulkifli ketika memberikan keterangan di Markas PP, Jalan Gajahmada Pontianak, Minggu (18/11/2018).

Ia menjabarkan alasan mengapa melarang kegiatan Cap Go Meh 2019, karena bertepatan momentum politik akbar.

Evi, tatung perempuan yg ikut beratraksi dipuncak festival Imlek 2569 dan Cap Go Meh 2018 di Singkawang, Kalimantan Barat, Jumat (2/3/2018).
Evi, tatung perempuan yg ikut beratraksi dipuncak festival Imlek 2569 dan Cap Go Meh 2018 di Singkawang, Kalimantan Barat, Jumat (2/3/2018). (TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA)

Baca: Lafadz Niat Puasa Senin Kamis, Lengkap dengan Cara Berbuka Puasa Ala Rosulallah SAW

Baca: 7 Cabang Asosiasi Konsultan Pajak Publik Indonesia Terbentuk di Kalbar, Ini Harapan Arief Sapta

Di mana aparat keamanan tetap berfokus mengamankan kegiatan Pilpres dan Pileg.